Sampoerna Tingkatkan Literasi Bahasa Inggris Santri di Tiga Kota

0
41

Infobisnis.id – PT HM Sampoerna Tbk. menggelar Program Literasi Bahasa Inggris atau English Proficiency Program di enam pesantren di tiga kota di Jawa Barat, yakni Cianjur, Sukabumi dan Cirebon. Program ini dilakukan agar para santri di pesantren-pesantren tersebut dapat memiliki kesempatan yang sama dalam mengadu gagasan dan inovasi di era globalisasi ini.

Head of West Java Zone, Yohan Lesmana mengatakan, di era globalisasi seperti saat ini sudah tidak ada batasan lagi, dimana setiap individu di manapun berada adalah warga dunia. Sehingga untuk bisa berkomunikasi diperlukan cara komunikasi yang sama, yakni melalui bahasa Inggris. “Untuk itu kami ingin memberikan pondasi kepada para santri agar kedepannya mereka bisa bersaing dan berkomunikasi dengan warga dunia, tanpa batasan,” kata Yohan, Jumat (15/12/2017).

Salah satu pengurus Pondok Pesantren Khas Kempek Cirebon, Muhammad Bin Ja’far mengatakan bahwa pihaknya sangat berterima kasih atas prakarsa literasi Bahasa Inggris yang dilakukan oleh Sampoerna. Menurutnya program seperti ini sangat baik dalam meningkatkan kemampuan para santri.

“Karena kedepan, tuntutan santri tidak hanya literatur-literatur agama. Tapi juga bagaimana mengkomunikasikan pemahaman mengenai agama kepada kawasan global. Untuk itu kami berterimakasih dengan ditunjuknya Ponpes Khas Kempek sebagai salah satu tempat pembinaan oleh Sampoerna,” ujarnya.

Pada Kamis (14/12/2017) kemarin, Sampoerna juga menggelar English Story Telling Competition  di pondok pesantren Khas Kempek Cirebon. Kegiatan ini diharapkan menjadi stimulus bagi para peserta program dalam memperoleh gambaran yang lebih nyata tentang serunya berbahasa Inggris dan memberikan motivasi mengenai pentingnya kecakapan bahasa dalam meraih sukses di masa depan.

Mahmud Syah Manager Stakeholder Relation & CSR Facilities Sampoerna mengatakan, program Literasi Bahasa Inggris ini baru dimulai pada November 2017 kemarin. Dan sebagai tahap awal, pihaknya melaksanakan di enam pesantren di tiga kota di Jawa Barat.

“Ini merupakan pilot project. Jadi ke depannya, tidak menutup kemungkinan kami akan melaksanakan program serupa di kota-kota lain,” kata Mahmud.

Epung

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY