Potensi Keuntungan Bisnis Burung Walet Ratusan Juta Rupiah

0
1054

Infobisnis.id- Kawasan Ujung Kulon atau wilayah Banten Barat diam-diam menyimpan potensi bisnis yang bernilai tinggi. Di kawasan ini banyak ditemukan usaha rumah sarang burung walet yang sudah berlangsung belasan tahun lalu.

Burung walet terkenal dengan sarangnya yang bernilai ekonomis tinggi, sehingga tak mengherankan banyak investor yang membenamkan investasi di bidang rumah sarang burung walet. Beberapa tempat seperti Sumur, Citeurep, Cibaliung, Cikeusik dan lain-lain banyak ditemukan usaha rumah sarang burung walet.

Dikutip dari Detik di kawasan Sumur Ujung Kulon, Pendegelang setidaknya ada 6 rumah sebagai usaha sarang burung welet. Pemiliknya umumnya berasal dari investor asal Jakarta.

Rouf salah seorang warga Sumur yang bekerja bertugas menjaga dan merawat salah satu rumah burung walet milik investor asal Jakarta, menuturkan bisnis sarang burung walet sangat menjanjikan dan memiliki banyak tantangan. Selain harus memiliki modal besar hingga ratusan juta rupiah, si investor harus pandai mengelola rumah walet agar tetap betah dihuni oleh walet.

Namun jika sudah berhasil menjalankan bisnis ini, uang ratusan juta hingga miliaran rupiah bisa hinggap dengan mudahnya ditangan. Maklum saja dengan harga sarang burung walet Rp 27-30 Juta per kg (200 sarang), dengan produksi 5-6 kg sarang walet setiap bulannya sudah terbayang berapa pendapatan yang bisa diperoleh.

Ia menjelaskan sebagai langkah awal investor harus mencari rumah yang sudah dihuni walet atau membangun baru minimal dengan tinggi rumah 4 lantai (minimal 20 m x 35 m). Bagi gedung baru, tantangannya adalah bagaimana mengundang walet untuk bersarang di rumah baru.

Rouf menjelaskan biasanya untuk mengundang walet dibutuhkan alat audio atau suara peniru walet yang dipasangkan di rumah, selebihnya dilakukan rangsangan lainnya seperti aroma, kotoran walet, udara lembab dan lain-lain. Jika sudah berhasil, ketika walet sudah betah tinggal, maka dalam waktu setahun sarang burung walet sudah bisa dipanen.

“Di Sumur kalau bikin rumah walet pasti diisi, tidak ada yang gagal,” kata Rouf di kediamannya di Desa Sumur Jaya, Ujung Kulon, Pandegelang, akhir pekan lalu.

Ada hal yang perlu diperhatikan dalam mengelola sarang burung walet, yaitu rumah walet harus bebas dari hama pengganggu walet antaralain tikus, toke dan kecoa. Selain itu gedung harus diberi fentilasi udara dan dilengkapi 1 hingga 2 pintu keluar masuk walet dengan ukuran 1 m x 15 cm.

Bagi investor yang ingin berspekulasi, jika rumah sudah terisi walet maka nilai jual rumah walet bisa meningkat ratusan persen. Misalnya ia mencontohkan bagi investor telah menghabiskan modal hingga Rp 1 miliar maka dalam setahun rumah walet bisa dijual Rp 3-4 miliar.

Dikatakannya selama ini produksi sarang burung walet kawasan Ujung Kulon diekspor ke Singapura dalam bentuk mentah. Padahal kata dia, sarang burung walet yang berasal dari air liur walet itu, akan lebih menggiurkan lagi jika diolah terlebih dahulu menjadi barang setengah jadi atau barang jadi karena akan memberi nilai tambah lebih besar.

“Kami mengharapkan, kenapa tidak dibuat pabrik pengolahan sarang walet di sini, kan bisa menambah pembukaan lapangan kerja. Jadi tidak perlu ekspor barang mentah lagi,” katanya.

Ia juga mengatakan sebagai orang yang berurusan dengan walet, ia tidak terlalu tahu banyak hasil manfaat burung walet. Namun kata dia secara tradisional burung walet biasa menyembuhkan sakit panas dan pengobatan kulit oleh masyarakat sekitar.

Risiko Sindikat Pencurian Sarang Walet

Mengiurkannya usaha sarang burung walet bukan berarti tanpa risiko, salah satu risiko yang sering mengancam dari usaha ini adalah sindikat pencurian sarang burung walet yang terorganisir rapih. Jika tak hati-hati, potensi keuntungan ratusan juta bisa hilang dalam hanya sekecap.

Menurut Rouf, sindikat para pencuri burung sarang walet, biasanya mengerahkan banyak cara untuk mendapatkan targetnya. Tak jarang para sindikat tersebut main mata dengan petugas penjaga sarang burung walet.

“Dulu saya pernah diajak kerjasama, tapi saya tolak. Mereka (sindikat pencuri) juga senang kerjasama dengan garong,” katanya.

Untuk menjaga keamanan sarang burung walet dari tangan-tangan jahil, gedung biasanya hanya dilengkapi satu lubang pintu besi berukuran kecil untuk keluar masuk penjaga. Pintu dibuat dua lapis untuk memastikan keamanan dengan menggunakan kode akses pintu sehingga sulit bagi pencuri untuk masuk.

Ia menambahkan umumnya para kawanan pencuri sarang burung walet sudah terorganisir dan memiliki jaringan yang kuat. Lagi-lagi diduga bos kawanan pencuri itu berasal dari jaringan di Jakarta, sehingga ancaman bagi investor cukup tinggi.

“Investor yang baik, biasanya dengan masyarakat sekitar sangat dermawan. Setiap tahunnya memberikan bantuan,masyarakat merasa memiliki dan melindungi rumah walet itu,” katanya.

Mengenal ragam jenis burung walet

Klasifikasi burung walet adalah sebagai berikut:

Superorder : Apomorphae
Order : Apodiformes
Family : Apodidae Sub
Family : Apodenae
Tribes : Collacaliini
Genera : Collacalia
Species : Collacaliafuciphaga

Lalu apa manfaat sarang burung walet ini? sarang burung walet terbuat dari luir burung walet sendiri atau sering disebut juga dengan saliva. air luir burung walet inilah yang nantinya kita jual dengan harga mahal yang bisa digunakan untuk kesehatan. banyak sekali khasiat air liur burung walet seperti menyembuhkan penyakit paru paru, panas dalam, melancarkan peredaran darah, dan juga untukmenambah tenaga.
Cara agar walet cepat bersarang
Bagaimana lokasi yang baik untuk beternak sarang walet?

syarat lokasi kandang walet adalah:
Dataran rendah dengan ketinggian maksimum 1000 m dpl.
Daerah yang jauh dari jangkauan pengaruh kemajuan teknologi dan perkembangan masyarakat.
Daerah yang jauh dari gangguan burung-burung buas pemakan daging.
Persawahan, padang rumput, hutan-hutan terbuka, pantai, danau,

sungai, rawa-rawa merupakan daerah yang paling tepat.
Menyiapkan sarana dan prasarana sarang walet
Dalam mengembangbiakn burung walet diperlukan gedung yang seperti gua asi dengn suhu, kelembapan, dan penerangan seperti gua gua asli yaitu suhu antara 24 – 26 derajat C daan kelembapan kurang lebih 80 – 95%.
anda bisa membuat kondisi gedung tersbut menajdi seperti gua dengan mengatur suhu dan kelembapan, caranya:

Melapisi plafon dengan sekam setebal 20 cm
Membuat saluran-saluran air atau kolam dalam gedung.
Menggunakan ventilasi dari pipa bentuk “L” yang berjaraknya 5 m satu lubang, berdiameter 4 cm
Menutup rapat pintu, jendela dan lubang yang tidak terpakai.
Pada lubang keluar masuk diberi penangkal sinar yang berbentuk corong dari goni atau kain berwarna hitam sehingga keadaan dalam gedung akan lebih gelap. Suasana gelap lebih disenangi walet.

Bentuk Bangaunan Gedung Untuk Ternak Walet
Gedung untuk tempat tinggal burung walet sama halnya dengan gedung biasa dengan ukuran yang besar, mempunyai luas variasi antara 10×15 m2 sampai 10×20 m2. hal yang disukai oleh burung walet adalah tingginya wuwungan dan semakin besar jarak wuwungan dan plafon, burung walet akan semakn menyukai benruk bangunan yang seperti itu. dan stau lagi yang harus diperhatikan yaitu rumah sarang walet tidk boleh tertutp oleh pepohonan tinggi, harus di tempat yang terbuka.

Untuk tembok gedung rumah walet yang digunakan dibuat dari dinding berpester campuran semen. pada bagian dalamnya lebih baik di buat dari campuran pasir, kapur dan semen, komposisi in sangat baik untuk mengendalikan suhu pada gedung. dan untuk menghilangkan bau semen anda bisa menyiramkan air setiap hari. (wan)

http://www.ayopreneur.com/bisnis-madya/bisnis-sarang-burung-walet-keuntungannya-bisa-ratusan-juta-rupiah

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY